“Andai bisa terbang
gratis, aku akan menemuinya”
Cinta, menurut teman-teman aku sudah
gila karenanya, namun dilihat dari sisi psikologi jelas aku menyadap 100%
kenormalan, mungkin karena aku terlalu merindu pada seseorang, sehingga membuat
sikapku sedikit berubah terhadap lingkungan.
Menurutku rindu
sendiri merupakan rasa pengharapkan kembali seseorang yang kita sayang, dan
berharap segera bertemu denganya, itu sebabnya aku mengharapkan kehadirannya
sebagai akhir dari kata rindu.
Wajar rasanya
seseorang bersikap aneh karena sangat merindui seseorang, setelah melalui detik
demi detik sampai tahun ketahun dan kini harus terpisah jarak dan waktu. Kepada
teman-temanku tahukah kalian mengapa aku bersikap seperti ini? Dan tahukah
kalian kejadian satu tahun silam, dimana dan bagaimana awal aku bertemu dengan
dirinya?
Seandainya kalian
tahu pasti akan memaklumi akan sikapku, selama kurang lebih satu tahun menuntut
ilmu di pulau seberang, jauh dari para sahabat, dan jauh dari hangatnya orang
tua.
Satu kenangan yang
tidak akan terlupa olehku yaitu ketika di akhir periode pembelajaran bahasa aku
bersilaturahmi ke rumah orang tuanya. Mereka begitu baik dan ramah menerimaku
apa adanya, yang tentunya menjadi modal utamaku untuk tetap setia dan bertahan
pada satu Insani.
Doa dan restu orang
tualah yang membuat hubungan ini tetap bertahan dari masalah dan perbedaan yang
ada. Namun, kita juga harus memiliki citra diri yang baik, mampu menghargai
perbedaan dan dapat membangun kepercayaan.
Suatu kebanggan
tersendiri dari hubungan jarak jauh yang dapat bertahan sejauh ini, meskipun
terpisah jarak dan waktu ego harus tetap satu. Dengan begitu, kesetiaan san kebahagiaan akan selalu kita dapatkan..
Orang yang ingin aku temui
Dia adalah
tunanganku, Yuliana Mega Silvia. Kita bertemu disaat mengikuti salah satu
kursus bahasa di pulau Jawa, 3 bulan pertama kita sudah mulai berhubungan,
hingga pada tanggal 25 November kita meresmikan sebagai tanggal jadian.
Satu tahun kita telah
bersama berbagi suka dan duka, dan kini genap satu tahun pula kita telah
berpisah. Harapanku semoga Tuhan membawaku terbang gratis tahun ini.
Yang ingin kulakukan
bersamanya
Seperti bintang yang tampak kecil namun
besar, bertemu dengan ciptaan Tuhan yang kecil namun sangat berarti bagiku,
Mega. Di Probolinggo dia tinggal bersama keluarga dan para kerabatnya.
Probolinggo sendiri memiliki beberapa
tempat wisata dan juga dikelilingi kota wisata alam yang indah. Salah satu
tempat wisata yang paling berkesan adalah air terjun Madakaripura, di tempat
itu kita memiliki banyak kenangan bersama keluarganya.
Itinerary perjalanan
Aku akan memanfaatkan waktu luangku
pada tanggal 11 Juni 2015 untuk pergi menemui Mega. Sebagai kepercayaan, aku
serahkan kepada Citilink sebagai maskapai penerbangan dari Pekanbaru ke
Surabaya.
Mengapa
pilih Citilink?
Aku pilih Citilink karena teman-teman dan saudaraku
yang hendak ke jawa selalu menggunakan pesawat ini, jadi kesimpulan yang aku
ambil Ctilink itu terpercaya, aman,nyaman dan murah.
Dan juga selamat bagi Citilink karena menurut kabar
telah mendapat prestasi yang luar biasa di periode pertama di awal
tahun, hal itu bisa tercapai karena semangat juang karyawan Citilink dan
pelayanan yang merakyat. Congratulation to Citilink.
Berikut adalah screenshot pemesanan Citilink PKU-SUB
dari Traveloka App:
Agar tidak merepotkan Mega dan juga agar lebih mudah menuju berbagai tempat di Probolinggo. Aku memesan kamar Hotel Malang melalui Traveloka App juga.
Mengapa pilih Hotel Malang?
Aku pilih Hotel Malang karena harganya yang pas
ukuruan dompetku dan nyaman. Selain itu, lokasinya juga dekat dengan kota
Probolinggo dan kos-kosan Mega. Sehingga akan mempermudahku untuk bertemu
dengannya kapanpun.
Kesan
positif pakai Traveloka App
Dengan hadirnya layanan Traveloka, aku yang tadinya
tidak tahu bagaimana cara membooking ticket pesawat, kini sudah tahu dan dengan
mudahnya aku bisa membooking dan memilih maskapainya sendiri dengan pelayanan
Traveloka yang memuasakan, bahkan Traveloka juga sering menyediakan promo-promo
yang sangat membantu bagi orang-orang yang seperti aku ini. Terimakasih
Traveloka .

